Wednesday, July 4, 2007

Kisah Haru Seorang Siswi Palestina!

http://www.palestine-info.com/ms/default.aspx?xyz=U6Qq7k%2bcOd87MDI46m...

Sebuah kisah nyata yang membuat hatiku gerimis dan mata berkaca-kaca. Pilu hati, menyadari bahwa masih banyak saudara kita yang hidup dengan penuh perjuangan. Apa yang bisa kuperbuat? Sekedar berempati saja tidak cukup. Ah, malu sekali diri ini :(((
------------

Ini adalah kisah tentang seorang siswi di sebuah sekolah putri di Palestina. Hari itu dewan sekolah berkumpul seperti biasanya. Di antara keputusan dan rekomendasi yang dikeluarkan dewan dalam pertemuan ini adalah pemeriksaan mendadak bagi siswi di dalam aula. Dan benar, dibentuklah tim khusus untuk melakukan pemeriksaan dan mulai bekerja. Sudah barang tentu, pemeriksaan dilakukan terhadap segala hal yang dilarang masuk di lingkungan sekolah seperti hand phone berkamera, foto-foto, gambar-gambar dan surat-surat cinta serta yang lainnya.

Keamanan saat itu nampak normal dan stabil, kondisinya sangat tenang. Para siswi menerima perintah ini dengan senang hati. Mulailah tim pemeriksa menjelajah semua ruangan dan aula dengan penuh percaya diri. Keluar dari satu ruangan masuk ke ruangan lainnya. Membuka tas-tas para siswi di depan mereka. Semua tas kosong kecuali berisi buku-buku, pena dan peralatan kebutuhan kuliah lainnya. Hingga akhirnya pemeriksaan selesai di seluruh ruangan kecuali satu ruangan. Di situlah bermula kejadian. Apakah sebenarnya yang terjadi ???

Tim pemeriksa masuk ke ruangan ini dengan penuh percaya seperti biasanya. Tim meminta izin kepada para siswi untuk memeriksa tas-tas mereka. Dimulailah pemeriksaan.

Saat itu di ujung ruangan ada seorang siswi yang tengah duduk. Dia memandang kepada tim pemeriksa dengan pandangan terpecah dan mata nanar, sedang tangannya memegang erat tasnya. Pandangannya semakin tajam setiap giliran pemeriksaan semakin dekat pada dirinya. Tahukah anda, apakah yang dia sembunyikan di dalam tasnya ???

Beberapa saat kemudian tim pemeriksa memeriksa siswi yang ada di depannya. Dia pun memegang sangat erat tasnya. Seakan dia mengatakan, demi Allah mereka tidak akan membuka tas saya. Dan tiba lah giliran pemeriksaan pada dirinya. Dimulailah pemeriksaan.

Tolong buka tasnya anakku, kata seorang guru anggota tim pemeriksa. Siswi itu tidak langsung membuka tasnya. Dia melihat wanita yang ada di depannya dalam diam sambil mendekap tas ke dadanya. Barikan tasmu, wahai anakku, kata pemeriksa itu dengan lembut. Namun tiba-tiba dia berteriak keras: tidak … tidak … tidak …

Teriakan itu memancing para pemeriksa lainnya dan merekapun berkumpul di sekitar siswi tersebut. Terjadilah debat sengit: berikan … tidak … berikan … tidak …

Adakah rahasia yang dia sembunyikan??? Dan apa yang sebenarnya terjadi???

Maka terjadilah adegan pertarungan tangan untuk memperebutkan tas yang masih tetap berada dalam blockade pemiliknya. Para siswi pun terhenyak dan semua mata terbelalak. Seorang dosen wanita berdiri dan tangannya diletakan di mulutnya. Ruangan tiba-tiba sunyi. Semua terdiam. Ya Ilahi, apakah sebenarnya yang ada di dalam tas tersebut. Apakah benar bahwa si Fulanah (siswi) tersebut ….

Setelah dilakukan musyawarah akhirnya tim pemeriksa sepakat untuk membawa sang siswi dan tasnya ke kantor, guna melanjutkan pemeriksaan yang barang kali membutuhkan waktu lama …

Siswi tadi masuk kantor sedang air matanya bercucuran bagai hujan. Matanya memandang ke arah semua yang hadir di ruangan itu dengan tatapan penuh benci dan marah. Karena mereka akan mengungkap rahasia dirinya di hadapan orang banyak. Ketua tim pemeriksa memerintahkannya duduk dan menenangkan situasi. Dia pun mulai tenang. Dan kepala sekolah pun bertanya, apa yang kau sembunyikan di dalam tas wahai anakku …?

Di sini, dalam saat-saat yang pahit dan sulit, dia membuka tasnya. Ya Ilahi, apakah gerangan yang ada di dalamnya??? Bukan. Bukan. Tidak ada sesuatu pun yang dilarang ada di dalam tasnya. Tidak ada benda-benda haram, hand phone berkamera, gambar dan foto-foto atau surat cinta. Demi Allah, tidak ada apa-apa di dalamnya kecuali sisa makanan (roti). Ya, itulah yang ada di dalam tasnya.

Setelah ditanya tentang sisa makanan yang ada di dalam tasnya, dia menjawab, setelah menarik nafas panjang.

“Ini adalah sisa-sisa roti makan pagi para siswi, yang masih tersisa separoh atau seperempatnya di dalam bungkusnya. Kemudian saya kumpulkan dan saya makan sebagiannya. Sisanya saya bawa pulung untuk keluarga saya di rumah …Ya, untuk ibu dan saudara-saudara saya di rumah. Agar mereka memiliki sesuatu yang bisa disantap untuk makan siang dan makan malam. Kami adalah keluarga miskin, tidak memiliki siapa-siapa. Kami bukan siapa-siapa dan memang tidak ada yang bertanya tentang kami. Alasan saya untuk tidak membuka tas, agar saya tidak malu di hadapan teman-teman di ruangan tadi.”

Tiba-tiba suara tangis meledak ruangan tersebu. Mata semua yang hadir bercucuran air mata sebagai tanda penyesalan atas perlakukan buruk pada siswi tersebut.

Ini adalah satu dari sekian banyak peristiwa kemanusiaan yang memilukan di Palestina. Dan sangat mungkin juga terjadi di sekitar kehidupan kita. Kita tidak tahu, barang kali selama ini kita tidak peduli dengan mereka. Doa dan uluran tangan kita, setidaknya bisa sedikit meringankan penderitaan mereka. Khususnya saudara-saudara kita di Palestina yang hingga kini terus dilanda tragedi kemanusiaan akibat penjajahan Zionis Israel. (seto)

Monday, June 25, 2007

Baby Walker....




Umur Ayman dan sembilan bulan, sudah mulai belajar berjalan, ayah sama bunda berencana membelikan Ayman baby walker supaya bisa dipakai belajar berjalan. Ayah sama bunda pun mulai hunting mencari baby walker yang bagus untuk Ayman. Setelah jalan kiri kanan, masuk keluar toko akhirnya pilihan Ayah sama bunda jatuh pada baby walker yang mirip mobil2an, baby walker ini punya dua fungsi bisa dipakai dengan tempat duduknya ataupun dipegang saja dambil di dorong2. hmm Bunda pikir bisa dipakai ayman lama nih daripada dorong2 kursi. sekarangAyman dah lincah main di baby walkernya semua barang ditabraknya sampai2 kantor bunda berantakan. hehehe gak apa2 lah yang penting Ayman bisa cepat jalan.

Makassar... Jeneponto... Sinjai




Ayah sama bunda libur kantor lumayan 3 hari. trus rencana deh jalan2 kerumahnya om Bumbung di Sinjai. berangkatnya berempat sama Anto lebang, dari makassar ke Sinjai memakan waktu kurang lebih 5 jam. wuih capek banget. Ayman sampai muntah waktu masuk ke daerah sinjai karena jalanannya berbelok-belok ditambah lagi Ayman kecapekan diperjalanan. akhirnya sampai juga di rumah om Bumbung. setelah dua hari nginap pulangnya singgah dulu satu malam di rumah Anto lebang di Jeneponto. ini kali ketiga Ayman ke rumahnya Anto. setelah beristirahat akhirnya Ayah, Bunda dan Ayman kembali ke rumah. perjalanan jauh yang pertama buat Ayman

Bergaya Ma Kaka Icha





KEREN KAN FOTOKU MA KAKA' ICHA

Monday, June 4, 2007

SINAR CAHAYA AYAT KURSI

Dlm sebuah hadis, ada menyebut perihal seekor syaitan
yg duduk diatas pintu rumah.
Tugasnya ialah utk menanam keraguan di hati suami
terhadap kesetiaan isteri di rumah dan keraguan dihati
isteri terhadap kejujuran suami di luar rumah.
Sebab itulah Rasulullah tidak akan masuk rumah
sehinggalah Baginda mendengar jawaban salam daripada
isterinya.
Disaat itu syaitan akan lari bersama-sama dengan salam
itu.

Ayat Kursi

اللّهُ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ لَّهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأَرْضِ مَن ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلاَ يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاء وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ وَلاَ يَؤُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

[2:255] Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Hikmat Ayat Al-Kursi mengikut Hadis-hadis:

1) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi apabila
berbaring di tempat tidurnya , Allah SWT mewakilkan
dua orang Malaikat memeliharanya hingga subuh.

2) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir setiap
sembahyang Fardhu, dia akan berada dlm lindungan Allah
SWT hingga sembahyang yang lain.

3) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir tiap
sembahyang,tidak mencegah akan dia daripada masuk
syurga kecuali maut dan barang siapa membacanya ketika
hendak tidur, Allah SWT memelihara akan dia ke atas
rumahnya, rumah jirannya dan ahli rumah-rumah
disekitarnya.

4) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir tiap2
sembahyang fardhu, Allah SWT
menganugerahkan dia setiap hati orang yg
bersyukur,setiap perbuatan orang yg benar,pahala nabi2
serta Allah melimpahkan padanya rahmat.

5) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi sebelum keluar
rumahnya, maka Allah SWT mengutuskan 70,000 Malaikat
kepadanya - mereka semua memohon keampunan dan
mendoakan baginya.

6) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir
sembahyang Allah SWT akan mengendalikan
pengambilan rohnya dan dia adalah seperti orang yang
berperang bersama Nabi Allah sehingga mati syahid.

7) Barang siapa yang membaca ayat Al-Kursi ketika
dalam kesempitan nescaya Allah SWT berkenan memberi
pertolongan kepadanya.

Dari Abdullah bin 'Amr r.a., Rasulullah S.A.W.
bersabda,Sampaikanlah pesanku biarpun satu ayat..."

Sunday, June 3, 2007

Sakit....

Ayman sakit..
Ayah sama Bunda sampai bingung badan Ayman panas sekali diukur pake termometer panasnya sampai 38,70 derajat celsius. Trus Ayman diberikan obat panas, tapi gak mempan akhirnya Ayah sama Bunda memutuskan untuk membawa Ayman ke dokter Herry (dokternya Ayman). tapi waktu daftar ternyata dokternya gak ada yang gantiin asistennya. dokternya lagi ke jogja kata orang di t4 prakteknya. Ayah dan Bunda awalnya gak mau memeriksakan Ayman ke dokter pengganti, Ayah sama Bunda memilih membawa Ayman ke dokternya Kakak Icha tapi sampai di sana ternyata dokternya gak ada juga. mungkin semua dokter anak ke jogja, akhirnya Ayah sama Bunda kembali ke T4 praktek dokter herry, dengan pertimbangan pasti pasiennya kurang. dan ternyata yang Ayah sama Bunda bayangkan kalo dokter pengganti pasti beda pelayanannya dan sepertinya Ayah dan Bunda kurang puas dengan pemeriksaan Ayman. tapi apa boleh buat daripada sakit Ayman bertambah parah. Akhirnya Ayah dan BUnda mengajak Ayman pulang setelah mendapat resep dari dokter. setelah diberikan obat Ayman tertidur dan Alhamdulillah panasnya mulai agak turun hingga keesokan harinya panas Ayman mulai normal walaupun dia belum lincah seperti biasanya. dan Akhirnya Ayah sama Bunda mengetahui penyebab panas badan Ayman setelah munculnya dua buah gigi di rahang bawah Ayman. ternyata giginya mau tumbuh (memang sih nenek Ayman pernah bilang kalo mo tumbuh gigi biasanya anak panas). Ayman.. Ayman.. mudah2an kalo giginya mo tumbuh lagi Ayman tidak panas Amin..